Membicarakan Istihalah | Hasil FMPP.


NAHDLIYINPOS.COM - Deskripsi Masalah : Istihalah menurut definisi yang dipaparkan oleh Syaikh Wahbah az-Zuhaili adalah perubahan atau peralihan benda najis (ainun najasah) menjadi benda lain, baik berubah dengan sendiri atau dengan bahan tertentu.
   Menurut sebuah keterangan, ketika air liur anjing menetes ke dalam air perasan anggur, kemudian air tersebut berubah menjadi khomr, hingga akhirnya menjadi cukak, maka kasus ini bukan termasuk istihalah versi Hanafiyah. Berbeda dengan daging babi yang jatuh ke dalam alat pembuatan garam, lalu daging terolah menjadi satu dengan garam dan akhirnya menjadi garam, maka ini termasuk kategori istihalah. 1
Contoh 1: Daging Buatan
   Kelompok ilmuwan di Maastricht University menggunakan sel-sel punca dari daging sapi untuk menciptakan daging sapi di laboratorium yang dapat ditingkatkan menjadi pabrik daging sapi tanpa memerlukan hewan sapi sungguhan. Prosesnya dimulai dengan mencuil sedikit sel sapi hidup untuk dijadikan cikal bakal pembiakan sel. Sel tersebut kemudian ditumbuhkembangkan dalam cairan bergizi sehingga menjadi sel-sel daging. Seiring dengan berjalannya waktu, sel-sel daging itu merajut diri menjadi benang-benang daging sapi. Untuk menjadi satu bongkah daging hamburger, diperlukan 20.000 benang daging sapi tersebut untuk kemudian dicampur lagi dengan bumbu-bumbu lazimnya untuk hamburger, semisal garam, bubuk telur, dan remah roti. Secara biologis, daging sapi tersebut tidak ada bedanya dengan daging sapi cikal bakalnya. (liputan6.com)
Contoh 2: Kosmetik Berbahan Plasenta
   
Plasenta (dikenal pula dengan istilah ‘ari-ari’) memiliki bobot sekitar 600 g dengan diameter 16- 18 cm, mengandung 200 ml darah yang mengisi cairan spon. Hasil riset menunjukkan bahwa zat- zat tersebut terbukti cukup efektif untuk merawat kulit, seperti mencegah kerut, mencegahpenuaan dini dan mempertahankan kesegaran kulit. Bahkan di Jepang dan Switzerland, kolagen dan plasenta manusia telah lama dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan kosmetika. Dengan Prosesnya, plasenta dibekukan, diproses dengan sinar ultraviolet dan dikemas untuk konsumsi pasar. (reps.id.com)
Contoh 3: Bakso Babi Keto
   Bahan: 100 gr daging babi potong kecil; 1 sdm agar agar plain; 1 butir putih telur; 2 siung bawang putih dan bawang merah; 4 buah cabai merah; secukupnya garam krosok dan secukupnya air dingin. Prosesnya: daging, cabai, bawang putih dan merah, putih telur dan 3 sendok makan air dingin dimasukkan blender lalu diblender sampai halus. Setelah itu, garam dimasukkan dan diblender lagi, kemudian dibentuk pentol bakso dan direbus. (cookpad.com) .
   Dari beberapa contoh di atas, tanpa tahu proses pembuatanya, masyarakat pasti menganggap itu adalah produk halal. Entah karena namanya (tanpa ada kata babi) atau karena bentuk fisiknya yang seolah tidak mungkin kalau ternyata berbahan dari babi atau benda najis.

Pertanyaan:

a. Apakah contoh-contoh di atas termasuk praktek istihalah yang menyebabkan benda tersebut dihukumi suci dan halal versi Hanafiyah?

Jawaban:

a. Khilaf, menurut Syekh Abu Yusuf tidak termasuk praktek istihalah dan ini yang ihtiyat. Sedangkan menurut Syekh Muhammad termasuk istihalah jika benda yang dihasilkan dari contoh-contoh di atas diyakini semua sifat-sifat benda najis atau yang diharamkan telah hilang.

Referensi :

1. Al-Fiqhu Al-Islami , vol. 1 , h. 212.
2. Ghomzu ‘Uyunil Bashoir, vol. 2 h. 7-10.
3. Al-Muhith Al-Burhani, vol. 1, h. 145.
4. Dan lain-lain.

DOWNLOAD : MEMBICARAKAN ISTIHALAH .

SUMBER : HASIL KEPUTUSAN BAHTSUL MASA’IL KUBRO Dalam Rangka Penutupa Aktivitas Bahsul Masail Dan Menyongsong Haul-Haflah PonPes Lirboyo Kota Kediri Jawa Timur. Lirboyo 20-21 pebruari 2019 M./ 15-16 J.t saniah 1440 H. Komisi B.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url