Pesantren Overload.


NUSHARE.COM - Pada zaman ini, banyak masyarakat yang kurang percaya dengan pendidikan formal. Hal ini dibuktikan dengan pesatnya pertumbuhan stsatistik pesantren. Hal ini menyebabakan sebagian pesantren sesak (overload) dengan bertambahnya santri setiap tahun. Hal ini bisa dilihat dengan sesaknya asrama tempat pemukiman santri ketika waktu istirahat tiba (malam). Bahkan sebagian dari mereka tidak menemukan tempat tidur di asrama mereka.permasalahan muncul ketika ketika datang dari masjid saat larut malam menuju asrama. Asrama sudah dipenuhi oleh santri yang sedang istirahat. Untuk menuju lemari yang ada  di kamar, mereka harus melangkahi santri yang tidur dikarenakan mereka tidak menemukan jalan menuju lemari mereka. Bahkan tak jarang mereka melangkahi kepala untuk bisa menuju lemari. Selain itu, tak jarang dari mereka meminggirkan temannya yang tidur terlentang untuk ditempati tidur (ndusel) ketika asrama sudah penuh. Mereka berdalih santri yang tidur terlentang mengambil jatah tempat yang lebih, seandainya tempat itu ditempati oleh 2 orang akan cukup. Akhirnya, sebagian dari mereka meminggirkan temannya yang tidur terlentang atau meluruskan teman yang tidurnya bangkong (melungker).




Pertanyaan

a. Bagaimana hukum melangkahi santri ketika tidur sebagaimana deskripsi di atas?

b. Bagaimana hukum meminggirkan santri yang tidurnya terlentang atau meluruskan tidurnya yang melungker untuk ditempati tidur  seperti diskripsi di atas ‎?

Jawaban

a. Segenap anggota musyawarah belum menemukan referensi shorih yang dapat digunakan sebagai pijakan hukum.

b. Tidak diperbolehkan.


Referensi

روضة الطالبين ج 5 صـ 299(للنووي الشافعي)

فصل الرباطات المسبلة  في الطرق وعلى أطراف البلاد من سبق إلى موضع منها صار أحق به وليس لغيره إزعاجه سواء دخل باذن الإمام أم بغيره ولا يبطل حقه بالخروج لشراء طعام ونحوه ولا يشترط تخليفه نائبا له في الموضع ولا أن يترك متاعه لأنه قد لا يجد أمينا  فان ازدحم اثنان ولا سبق فعلى ما سبق في مقاعد الأسواق  وكذا الحكم في المدارس والخوانق إذا نزلها من هو من أهلها  - الى ان قال - فصل المرتفق بالشارع والمساجد إذا طال مقامه هل يزعج وجهان أصحهما لا لأنه أحد المرتفقين وقد سبق  والثاني نعم  لتميز المشترك من المملوك  وأما الربط الموقوفة فإن عين الواقف مدة المقام فلا مزيد عليها وكذا لو وقف على المسافرين  وإن أطلق الواقف نظر إلى الغرض الذي بنيت له وعمل بالمعتاد فيه فلا يمكن من الاقامة في ربط المارة إلا لمصلحتها أو لخوف يعرض أو أمطار تتواتر وفي المدرسة الموقوفة على طلبة العلم يمكن من الاقامة إلى إتمام غرضه فإن ترك التعلم والتحصيل أزعج  وفي الخانقاه لا يمكن هذا الضبط ففي الازعاج إذا طال مقامه ما سبق في الشوارع

Sumber:tebuireng.ac.ad.
Image:nuonline.
Next Post Previous Post
1 Comments
  • ojoj
    ojoj 8 Januari 2020 pukul 12.00

    alhamdulillah gan pesantren sekarang penuh itu tandanya masih banyak orang yang sadar agama.

Add Comment
comment url