Status Uang Keuntungan Bitcoin Yang Kita Dapatkan Saat Berinvestasi.


NUSHARE.COM - Pada era yang serba canggih seperti sekarang, manusia juga dituntut untuk canggih, terutama dalam hal bertransaksi. Beberapa tahun terakhir, dunia dihebohkan dengan Bitcoin yang adalah alat tukar digital yang berlaku untuk pembayaran jenis apa pun.(01)

Apa yang membuat Anda tertarik berinvestasi pada sesuatu? Jawaban dari pertanyaan tersebut bisa bermacam-macam, tapi bagi seorang investor, jawaban utama tetaplah potensi return. Jika tak percaya, coba lihat apa hal pertama yang ditanyakan para investor mengenai suatu aset. Sebagian besar dari pertanyaan mereka pasti terhubung dengan peluang investasinya.(02).

Sisi inilah yang kemudian menjadikan Bitcoin sangat menarik di mata para investor. Sejak pertama kali diluncurkan akhir dekade lalu, nilai mata uang virtual ini telah mengalami pertumbuhan yang menakjubkan. Dari sekitar $1 hingga $1,000, jelas banyak sekali keuntungan yang bisa dicetak seorang investor jika ia sudah mengumpulkan Bitcoin sejak masa awal perilisannya.


Mekanisme pembayaran dengan Bitcoin juga sangat simpel karenatidak membutuhkan perantara selama proses transaksi.

Harga per unit Bitcoin sudah sangat mahal saat ini. Satu koin sudah seharga ratusan juta rupiah. Harga Bitcoin tersebut juga semakin mahal apabila semakin banyak orang yang berinvestasi. Melihat popularitas Bitcoin, sebagian dari Anda pasti ingin ikutan untuk berinvestasi Bitcoin.



Pertanyaan :

C . Bagaimanakah status uang keuntungan yang kita dapatkan saat berinvestasi pada bitcoin dalam pandangan Islam?

Jawaban :

Berdasarkan jawaban sub b. maka status uang keuntungan adalah tetap menjadi milik orang lain (pembeli) dan tidak bisa dimiliki.

Referensi :

الأشباه والنظائر للسبكي ج 1 صـ 294

كل تصرف يقع من المشتري شراء فاسدا فهو كتصرف الغاصب والعين في يده كالمغصوب عند الغاصب اهـ

فتاوى الرملي ج 2 صـ 470

(سئل) هل المأخوذ بالبيع الفاسد مع رضا المتبايعين حلال أم لا؟ (فأجاب) بأنه لا يحل للآخذ له التصرف فيه لأنه يجب على كل منهما رد ما أخذه على مالكه.


Sumber:
1.Tebuireng.ac.ad.
2.Detik.com
3.Forexindonesia.org.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url